Tuesday, 10 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Silver Melejit di Tengah Kekacauan Data
Friday, 14 November 2025 10:18 WIB | MARKET ANALYSIS |

Pada Jumat, 14 November 2025, harga silver dunia terus bergerak naik dan bertahan dekat area puncak tahun ini, di sekitar USD 52-53 per troy ounce. Dalam sepekan, silver sudah melonjak hampir 10%, menjadikannya salah satu performa mingguan terbaik di 2025 dan membawa harga kembali mendekati rekor tertinggi Oktober lalu. Kenaikan ini ditopang kombinasi pelemahan dolar AS dan masih kuatnya minat investor terhadap aset lindung nilai setelah berakhirnya penutupan pemerintah AS yang sempat mengganggu rilis data ekonomi.

Di luar sentimen jangka pendek, cerita besar silver justru datang dari fundamental jangka panjang. Sejumlah laporan industri memperkirakan pasar silver sedang menuju tahun kelima berturut-turut defisit struktural, dengan permintaan kuat dari sektor panel surya, kelistrikan kendaraan, dan industri teknologi, sementara pertumbuhan pasokan relatif tertahan. Di saat yang sama, aliran dana ke produk investasi berbasis silver ikut menguat, membuat logam putih ini bukan hanya jadi "saudara muda emas" sebagai safe haven, tapi juga komoditas industri yang makin strategis untuk beberapa tahun ke depan.

Harga perak pada saat analisis ini dirilis adalah $53.270

Pernyataan:
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi yang pasti. Harap pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknis dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber : Newsmaker.id

RELATED NEWS
Perak Sesi Eropa Kemana?...
Friday, 9 January 2026 15:55 WIB

Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundament...

Emas Terkoreksi di Tengah Ketidakpastian Pasar...
Thursday, 8 January 2026 17:19 WIB

Harga emas melemah pada perdagangan terbaru, tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, seiring investor mencerna data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat. Sent...

Perak Kembali Menggila? $78 Menjadi Perebutan Kekuasaan!...
Thursday, 8 January 2026 10:21 WIB

Perak (XAG/USD) hari ini terkonsolidasi di sekitar $78,05/oz (real-time), setelah volatilitas tinggi dalam beberapa sesi terakhir. Area ini menunjukkan pasar "menahan napas" karena pelaku pasar menung...

Jelang Data AS, Emas Berbalik Turun...
Wednesday, 7 January 2026 19:41 WIB

Harga emas turun pada perdagangan terbaru seiring investor memilih ambil untung setelah reli sebelumnya, sambil menunggu kepastian dari data ekonomi Amerika Serikat. Fokus pasar kini tertuju pada ril...

Brent Melemah di Tengah Lonjakan Pasokan Global...
Wednesday, 7 January 2026 10:39 WIB

Harga Brent Oil relatif turun karena pasar mulai memperhitungkan kemungkinan akhirnya konflik Rusia‘Ukraina. Jika perang mereda, ekspor minyak Rusia yang selama ini dibatasi sanksi bisa kembali masu...

LATEST NEWS
Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, dan dolar yang mulai melemah. Pemicu utamanya...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fears of imminent supply disruptions. Brent fell...

Saham Hong Kong Ngebut Di Awal Pekan

Saham Hong Kong langsung tancap gas pada Senin pagi. Indeks Hang Seng naik 488 poin atau sekitar 1,8% ke level 27.051, memantul setelah sempat melemah di sesi sebelumnya. Sentimen ikut ketarik dari Wall Street. Reli pada Jumat bikin Dow Jones...

POPULAR NEWS